Sebelum saya jelaskan tentang perbedaan rumah subsidi dan non subsidi, saya akan menjelaskan terlebih dahulu tentang pengertian KPR bersubsidi dan KPR non subsidi. KPR bersubsidi yaitu sebuah kredit kepemilikan rumah yang targetnya merupakan orang-orang yang berpenghasilan menengah ke bawah. Ada 2 bentuk rumah subsidi yang diberikan pemerintah yaitu subsidi untuk meringankan kredit, anda akan mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk membayar jumlah angsuran yang seharusnya anda bayar. Sedangkan subsidi yang kedua ini, pemerintah akan membantu biaya pembangunan atau perbaikan rumah.

KPR non subsidi yaitu KPR yang diberikan bagi seluruh lapisan masyarakat, beda halnya dengan KPR bersubsidi yang ditentukan oleh pemerintah. KPR non subsidi ini ditentukan oleh pihak bank, penentuanya sesuai dengan kebijakan bank tersebut. Selanjutnya mari kita bahas tentang perbedaan rumah subsidi dan non subsidi :

1. Segi Harga Jual
Dari segi harga jual, KPR subsidi dan non subsidi perbedaanya akan sangat mencolok . Untuk KPR subsidi, sebagian bunga angsuran akan dijamin oleh pemerintah sehingga angsuran akan terasa ringan selama waktu yang telah ditentukan. Sedangkan untuk KPR non subsidi memiliki harga yang lebih tinggi dengan bunga yang tinggi juga.
2. Segi Fasilitas Rumah
Tentunya kalau dilihat dari fasilitas rumah, bagus tidaknya barang dapat dilihat dari harganya. Tapi tidak dengan rumah KPR dan subsidi, anda akan mendapatkan rumah dengan fasilitas ruang kamar
tidur, kamar mandi, dan ruang tamu. Jadi kalau anda ingin membuat dapur, anda harus mengeluarkan biaya sendiri. Kemudian untuk atap dan teras rumah KPR subsidi hanya apa adanya, intinya kalau anda mau memperbaiki rumah KPR subsidi harus mau mengeluarkan biaya sendiri.
3. Segi KPR
Kalau dilihat dari segi KPR nya, sudah jelas KPR non subsidi mengikuti suku bunga pasar. Sedangkan untuk KPR subsidi, pemerintah akan memberikan bantuan dalam suku bunga KPR di bank. Sehingga rumah KPR bersubsidi lebih unggul dari rumah KPR non subsidi.
4. Segi Spesifikasi
Setiap pengembang pasti menawarkan jenis yang berbeda-beda sesuai dengan harga rumah tersebut. Spesifikasi KPR non subsidi pastilah jauh dari standar rumah bersubsidi, karena KPR non subsidi tidak dibantu oleh pemerintah. Berbeda dengan KPR subsidi yang dibantu oleh pemerintah, Spesifikasi KPR subsidi sudah pasti mengikuti standar yang diberikan oleh pemerintah
5. Segi Jalanan Perumahan
Kalau aspek jalan di perumahan KPR non subsidi pada umunya berupa cor atau aspal, sedangkan jalan yang ada di KPR bersubsidi biasanya hanya jalan pengerasan atau jalan tanah.
6. Segi Tipe Bangunan
Untuk tipe rumah KPR non subsidi minimalnya adalah tipe 36, sedangkan rumah KPR bersubsidi tipe 36 itu adalah batas maksimalnya.
7. Segi Lokasi
Rumah KPR non subsidi seringkali berada di lokasi yang strategis, mudah dijangkau, dan tidak terlalu jauh seperti halnya dengan rumah KPR yang bersubsidi. Rumah KPR bersubsidi umumnya terletak di pinggiran kota atau daerah yang masih proses berkembang.
8. Segi Perbaikan dan Harga Jual Kembali
Bagi yang memiliki rumah KPR non subsidi biasanya bebas melakukan renovasi sesuka hati dan membuat harga jual rumah bervariasi tergantung kualitas bangunanya, kenaikan harga jual rumah non subsidi akan lebih cepat dibandingkan rumah yang bersubsidi. Sedangkan rumah KPR yang bersubsidi tidak diperbolehkan melakukan perbaikan atau renovasi rumah selama 2 tahun pertama. Jika rumah bersubsidi ingin dijual dan masa kredit masih belum lunas, secara otomatis harga jual rumah harus mengikuti harga jual rumah bersubsidi lainya yang berada di daerah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Powered by